Satu Jasad Teroris Medan Ditemukan Tidak Utuh
Pergelangan tangan kanan sampai jari-jemari sudah hilang. Kulit kepala terkelupas.
Rabu, 6 Oktober 2010, 11:43 WIB
Ismoko Widjaya Salah satu terduga teroris perampok Bank CIMB Niaga Medan tiba di RS Polri (VIVAnews/ Tri Saputro)
Tubuhnya sudah tidak utuh lagi. Bagian tangan dari pergelangan kanan sampai jari-jemari sudah hilang dan kulit kepala terkelupas.
Mayat pria bernama M Yusuf itu ditemukan di pinggir sungai Desa Martebing, Dolok Masihol, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu 6 Oktober 2010.
Dalam saku mayat ditemukan kartu identitas atas nama M Yusuf, warga Jalan Blanak, Kelurahan Belawan Bahagia, Medan Belawan. M Yusuf kelahiran 5 Mei 1982. Saat ditemukan warga yang sedang memancing, mayat dalam kondisi tertelungkup.
Tempat penemuan jenazah berjarak sekitar 300 meter dari lokasi dua anggota komplotan yang sebelumnya tewas ditembak dan menggranat diri sendiri di lokasi yang sama, pada Minggu 3 Oktober lalu.
Menurut sejumlah aparat, kemungkinan M yusuf ini mengalami luka parah saat baku tembak Minggu lalu. Atau bisa jadi dia juga tewas saat peristiwa ledakan diri salah satu pelaku.
"Jenazah yang ditemukan ini merupakan adik kandung dari anggota komplotan yang menyerahkan diri bernama M Khair alias Buston," kata Wakil Kapolres Serdang Bedagai, Komisaris Polisi M Syarfie.
Di lokasi juga ditemukan sebilah pisau belati dan uang tunai sebanyak Rp 575.000. Tidak ada senjata api di lokasi temuan.
Berdasarkan keterangan Kapolda Sumut Irjen Oegroseno semalam, di lokasi ini masih ada tiga orang yang diburu. Dengan ditemukannya satu jasad ini artinya, tinggal dua lagi komplotan yang dikejar.
Salah satu anggota komplotan yang paling dicari polisi saat ini adalah pria berambut panjang, membawa satu buah senjata AK-56, satu tas amunisi, dua buah granat dan memakai baju loreng. Identitas ini ini berdasarkan informasi dari warga yang beberapa kali bertemu pelaku.
Menurut Kapolda Sumatera Utara, pria berambut panjang itu sudah masuk dalam DPO Polda Sumut. "Dia memang sudah diidentifikasi," katanya. Tidak menutup kemungkinan, pelaku berambut gondrong ini adalah pimpinan komplotan. (Laporan: PRB l Medan, umi)
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar